Pesertanya “Meledak” & Full Blok, Jawara El Zero Miedo, Sandhur, Dragon Star & Sadewa Tampil Istimewa di Paku Alam Cup 2026 Bantul DIY
Gawe konkurs besar Paku Alam Cup 2026 di Pengwil DIY yang dilaksanakan Pengda Bantul benar benar luar biasa gelarannya, sejak dibuka pedaftaran dihari pertama saja pesertanya benar benar membludak , bahkan banyak calon peserta harus gigit jari tidak mendapat “jatah” tiketnya. Gelaran yang dilaksanakan pada Minggu (14/06) di Lap. Angkruksari Bantul DIY tetap bernuansa serasa gelaran konkurs LPI, jawara yag hadirpun terbilang kelas “papan atas” yang memang mengincar piala spesial Paku Alam yang ratingnya bisa disebut ke dua setelah Piala Raja Hamengkubuwono Cup. Dan pastinya perwakilan dari Ndalem Kadipaten Pura Paku Alam hadir dan juga langsung membuka gelaran tersebut secaraa resmi yang disaksikan dari Dinas Pariwisata DIY dan kungmania Nusantara.










BANTUL-DIY, agrobisburung.com – Gawe konkurs besar Paku Alam Cup 2026 di Pengwil DIY yang dilaksanakan Pengda Bantul benar benar luar biasa gelarannya, sejak dibuka pedaftaran dihari pertama saja pesertanya benar benar membludak , bahkan banyak calon peserta harus gigit jari tidak mendapat “jatah” tiketnya. Gelaran yang dilaksanakan pada Minggu (14/06) di Lap. Angkruksari Bantul DIY tetap bernuansa serasa gelaran konkurs LPI, jawara yag hadirpun terbilang kelas “papan atas” yang memang mengincar piala spesial Paku Alam yang ratingnya bisa disebut ke dua setelah Piala Raja Hamengkubuwono Cup. Dan pastinya perwakilan dari Ndalem Kadipaten Pura Paku Alam hadir dan juga langsung membuka gelaran tersebut secaraa resmi yang disaksikan dari Dinas Pariwisata DIY dan kungmania Nusantara.










Hartoyo, ketua pelaksana dari Pengda Bantul mengatakan bahwa gelaran Paku Alam Cup 2026 memang dilaksanakan Pengda Bantul dengan support tetap dari Dana Keistimewaan yang diberikan oleh Dinas Pariwisata DIY. Dalam kesempatan ini, Hartoyo juga menyampaikan bahwa even di Jogja memang selalu menjadi daya tarik tersendiri di sederetan konkurs di tanah air, sehingga kuota peserta Paku Alam tetap terjaga karena pesertaaanya luar biasa dan juga semua tiketnya habis.









“Kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang sudah terlibat langsung support Paku Alam Cup 2026, ucapan yang sama juga kami sampaikan terima kasih kepada pakan burung Phoenix yang selalu hadir di kegiatan Pengwil DIY. Dan selamat kepada para pemenang gelaran yang sudah mengantarkan jawaranya masuk dalam kejuaraan, sampai bertemu kembali di gelaran yang lebih bergengsi di Piala Raja Hamengkubuwono Cup 2026,” ucap Hartoyo pada agrobisburung.com





IG Susriyanta, Ketua Pengwil DIY mengatakan bahwa semua pengda di DIY mendapatkan “jatah” sebagai pelaksana konkurs PA Cup dan HB Cup, semua sudah kita sepakati. Dan untuk Pengdanaan harus bersama sama support pengda yang jadi panitia pelaksana, kerjasama ini sangat efektif karena semua agenda konkurs dari Pengwil bisa terselenggara dengan baik dan selalu meriah.


Sementara itu hasil kejuaraan dimasing masing kelas juga sangat seru, terjadi perang sengit antara jawara jawara yang duduk di tiga besar. Di dewasa bebas, jawara El Zero Miedo (Kerekan 32) bergelang Pratama milik Cokro Hindoyo Lombok/Mataram NTB benar benar tampil tangguh, dengan kemampuan yang sudah diuji di level nasional jawara LPI 2025 ini dengan luar biasa merebut podium pertama. Lawan seterunya bernama Bisma bergelang R-Anjani (Kerekan 29) yang juga tampil full power sempat membuat El Zero Miedo “kerepotan” namun dengan tenang tekanan ini dilewatinya dan Bisma akhirnya harus puas di podium kedua. Dan jawara Monster bergelang Jupiter (Kerekan 07) menyusul dipodium ketiga.


Di kelas piyik bebas, debutan muda Shandur bergelang Kemilau Sutra milik Punto Team Jakarta (Kerekan 156) yang dalam kondisi top form-nya mampu mengimbangi gempuran sengit lawan lawnnya untuk merebut posisi pertama. Sementara jawara Moderator (Kerekan 133) bergelang SH yang sempat membayangi Shandur sepanjang babak benar benar harus mengakui keliahaiannya dan harus puas menempati posisi kedua, Dan jawara Bahana Timur bergelang Terminal yang baru pertaama kali tampil merebut posisi ketiga.


Di kelas piyik yunior, jawara muda Dragon Star (Kerekan 122) bergelang SPA asal Banyumas bikin kejutan dikelasnya dengan mengungguli duat jawara milik H Zainal Krian Sidoarjo. Dragon Star milik Sie Peng An mampu mengimbangi lawannya Talenta bergelang Pizzaro (Kerekan 109) dan Janoko bergelang Grand (Kerekan 123). Dan diakhir pertarungan sengit akhirnya Dragon Star merebut posisi pertama, Talenta posisi kedua dan Janoko merebut posisi ketiga.


Dan di kelas piyik hanging, jawara SadewSandhur, Dragon Star & Sadewaa a bergelang My Janaka milik Dede Primarasa Bandung masih mampu bertahan merebut podium pertama sepanjang tampil di level nasional. Disusul kemudian jawara Nuansa Medan bergelang Chelsea (Gantangan 80) dipodium kedua dan jawara Pasopati bergelang Pisces (Gantangan 16) menempati podium ketiga.






Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar