Ayung Bali Booking 3 Kandang Unggulan WAT BF untuk Perkuat Materi Kandang Gacoan 168 BF & Take Over Piyik Potensial WAT Golden Viral dengan Transaksi Spesial
Materi indukan trah burung perkutut volume besar masih menjadi primadona di kalangan peternak papan atas Tanah Air. Terbukti memang trah burung besar memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak perkutut generasi terkini dengan kualitas over all yang memenuhi syarat. Hal ini pula yang menjadi salah satu alasan bagi Ayung pemilik Gacoan BF Bali yang baru saja memborong generasi terkini WAT BF Tasikmalaya.
Wat Bf Tasikmalaya










TASIKMALAYA, agrobisburung.com – Materi indukan trah burung perkutut volume besar masih menjadi primadona di kalangan peternak papan atas Tanah Air. Terbukti memang trah burung besar memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak perkutut generasi terkini dengan kualitas over all yang memenuhi syarat. Hal ini pula yang menjadi salah satu alasan bagi Ayung pemilik Gacoan BF Bali yang baru saja memborong generasi terkini WAT BF Tasikmalaya.









“Ya, Ayung Gacoan mem-booking 3 kandang unggulan WAT BF. Yakni, K-WAT Pusaka Senyap, Sri Baginda dan Red Dragon. Terutama yang bermaterikan trah import dengan karakter suara volume besar, seperti LPM, SOK dan NRP,”.







“Ya, saya booking anakan WAT trah import dengan volume besar, seperti LPM, SOK dan NRP. Saya akan kembangkan untuk memperkuat materi Gacoan 168 BF,” jelas Ayung Gacoan.



Ayung menambahkan, ia memang sengaja mencari trah-trah import volume besar dari beberapa peternak pilihan. WAT BF adalah salah satu peternak besar yang sudah diakui kualitasnya. Meski pun baru kenal, tapi Hendry WAT sangat terbuka dan memberikan pelayanan maksimal kepada peternak pemula sepertinya.
“Saya tahu WAT BF sudah lama. WAT BF adalah salah satu peternak besar yang sukses menjaga eksistensinya,” tambahnya.
Sebelumnya, lanjut Ayung, saat mulai main perkutut pada tahun 2019 lalu saya banyak ambil dari beberapa peternak pilihan di Indonesia termasuk WAT BF. Hanya saja tidak secara langsung tapi melalui perantara. Sekarang setelah kenal baik, ia belanja langsung kepada pemiliknya.“Sebelumnya malah saya pikir ambil di WAT mahal-mahal, ternyata dengan kualitas anakan diatas rata-rata, harganya terjangkau. Makanya saya booking sekalian 3 kandang,” ungkapnya.
Selain mem-booking 3 kandang unggulan WAT BF, Ayung juga membeli salah seekor piyikan potensial dari kandang WAT Golden Viral yang juga ada trah NRP. Burung berusia 4 bulan ini direkomendasikan langsngu oleh Hendry WAT untuk dibawa ke lapangan.“Setelah saya dengar kualitas suaranya, saya suka dan harganya cocok. Makanya sekalian saya ambil. Rencana mau saya lombakan diseputar Bali dulu. Semoga bisa tampil,” harapnya.
Ayung termasuk peternak baru yang aktif didunia perkutut selama 6 tahun terakhir. Nama Gacoan 168 BF diambil dari nama perusahaannya. Saat ini jumlah kandangnya sebanyak 100 lebih dan sudah melakukan pengembangan hingga F3. Materi indukan yang dikoleksinya diantaranya dari Fortune 168 BF Salatiga, Cristal BF Surabaya, Mutiara BF Bondowoso, juga dari Palem BF dan WAT BF Tasikmalaya.
“Sebagian materi indukan sudah terisi materi hasil anakan sendiri (Gacoan 168 BF). Namun untuk pengembangan berikutnya saya membutuhkan materi-materi tambahan dengan kualitas terbaik dan volume besar dari WAT BF,” pungkasnya.
Sementara itu Hendry WAT kembali menegaskan, di WAT BF, besarnya bukan sekedar besar (volume), tapi irama dan air suara juga diprioritaskan. WAT BF sebagai pencetus burung besar, berirama dan air suara istimewa. “Kalau asal besar siapa pun bisa. Burung A dengan burung A, bisa dipastikan 95% besar. Tapi untuk mencetak burung besar-berirama-air suara istimewa butuh waktu dan proses. Harus gali lebih dalam lagi untuk mencetaknya,” tandasnya.
Tinggalkan Komentar










Tinggalkan Komentar