Pemanasan Jelang Pembukaan LPJB 2026, Unicorn Naik Kelas & Cirebon Trusmi Ngorbit di Liga Kopi Luhur #6 (Penutupan Poin) Cirebon

kibat padatnya agenda lomba dan menyesuaikan kekosongan jadwal di blok Jabar, Liga Kopi Luhur 2025 Cirebon harus menyebrang ke tahun 2026. Awal tahun ini saja baru memasuki putaran 6 dari rencana 7 putaran yang akan digelar. Putaran keenam yang digelar di Lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (18/1/26)  ini, merupakan penutupan poin. Sehingga putaran ketujuh nanti merupakan closing ceremony sekaligus pembagian nominal klasmen dan pengundian hadiah utama sepedah listrik.

Tinggalkan Komentar

Star Boy (BDS), juara 10 hanging langsung di-take over Defri Eyaka.

Star Boy (BDS), juara 10 hanging langsung di-take over Defri Eyaka.

CIREBON, agrobisburung.com – Akibat padatnya agenda lomba dan menyesuaikan kekosongan jadwal di blok Jabar, Liga Kopi Luhur 2025 Cirebon harus menyebrang ke tahun 2026. Awal tahun ini saja baru memasuki putaran 6 dari rencana 7 putaran yang akan digelar. Putaran keenam yang digelar di Lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (18/1/26)  ini, merupakan penutupan poin. Sehingga putaran ketujuh nanti merupakan closing ceremony sekaligus pembagian nominal klasmen dan pengundian hadiah utama sepedah listrik.

Juara piyik yunior.

Kondisi demikian bisa dimaklumi namun tetap dinikmati Kungmania Cirebon dan sekitarnya yang menjadi peserta. Karena tujuan digelarnya Liga khusus piyikan ini oleh P3SI Pengda Cirebon dibawah nahkoda Ancu Sunardi adalah untuk menjaring potensi pemula. Selain itu juga menjadi ajang pemanasan sebelum mengikuti lomba besar. Kali ini misalnya, kembali digelar untuk mengisi kekosongan jadwal dan persiapan menjelang digelarnya Liga Perkutut Jawa Barat (LPJB) 2026, yang akan dibuka di Cirebon, bertajuk SH Cup, 1 Februari mendatang. Peserta yang hadir selain mayoritas dari Cirebon, juga Majalengka, Kuningan dan Garut.

Star Boy (BDS), juara 10 hanging langsung di-take over Defri Eyaka.

Di kelas piyik yunior, Unicorn (White Horse) andalan H. Nono Ganesha Majalengka yang baru saja naik ke kelas setengah tiang, sukses meraih poin tertinggi. Menghadapi lawan-lawan tangguh tuan rumah, yakni Jaya Wijaya (Gajah Mada) andalan anyar Agung-Yopi Stoik Cirebon dan Laksamana Bahari (TGM) andalan Wawan TGM Cirebon, yang eksis dijalur juara.

Di kelas piyik hanging, dua andalan anyar Suhartono SH Cirebon, yakni Cirebon Trusmi dan Marem berhasil menguasai 2 Besar. Generasi terkini trah jawara Legendaris. Posisi ketiga ditempati Veda Ega (Te-En) debutan Toni Te-En Cirebon. Kelas pemula ini termasuk sengit persiangannya. Nominasi 10 Besar meraih tiga warna. Termasuk Star Boy (BDS) rekrutan anyar Defri Eyaka yang baru di-take over dari Budi Sae BDS Cirebon dengan harga meriah.

Tinggalkan Komentar