Gelarannya Meriah, Jawara Roadtang 3 Gelaran Beruntun Taklukan Tuan Rumah, Gembala Ditempel Al-Hadid & Suliwa Tangguh di LPJB Awards 2025 Cirebon

Kemeriahan Closing Ceremony LPJB Awards 2025 di lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (21/12/25), mengakhiri pertarungan jawara-jawara lintas blok di Tanah Pasundan. Setelah sembilan putaran digelar selama setahun, Liga Perkutut Jawa Barat yang melombakan 3 kelas piyikan ini sukses melahirkan burung-burung berkualitas dikelasnya. Pada gelaran penutupan kali ini, sejumlah burung langganan juara masih mendominasi dikelasnya masing-masing.

Tinggalkan Komentar

Panitia LPJB 2025 & Tim Juri Jabar.

Panitia LPJB 2025 & Tim Juri Jabar.

CIREBON, agrobisburung.com – Kemeriahan Closing Ceremony LPJB Awards 2025 di lapangan Kopi Luhur Cirebon, Minggu (21/12/25), mengakhiri pertarungan jawara-jawara lintas blok di Tanah Pasundan. Setelah sembilan putaran digelar selama setahun, Liga Perkutut Jawa Barat yang melombakan 3 kelas piyikan ini sukses melahirkan burung-burung berkualitas dikelasnya. Pada gelaran penutupan kali ini, sejumlah burung langganan juara masih mendominasi dikelasnya masing-masing.

Panitia LPJB 2025 & Tim Juri Jabar.

Di kelas piyik bebas, Roadtang (Nusa) andalan Mr. Akang Nusa Bogor mencatatkan rekor tak terkalahkan di kandang lawan. Ya, sejak turun di LPJB putaran kedelapan di Sumedang (12/10/25), Roadtang berhasil menjadi yang terbaik ditdua gelaran LPJB berikutnya. Yakni, LPJB #9 Final Point Majalengka (16/11/25), dan terakhir di LPJB Awards Cirebon. Luar biasa.

Juara piyik bebas.

Roadtang mendapat perlawanan ketat dari jago-jago tuan rumah. Diantaranya, Bulgary (HM PJR) andalan Dede Prima Rasa Bandung, yang sempat memimpin dibabak awal. Kemudian, posisi ketiga ditempati Sapujagat (WAT) andalan Hendry WAT Tasikmalaya, yang semakin mapan dikerekan full. Sementara posisi keempat dan kelima ditempati Ruby Star (Ababil) dan Marimas (OH) dua langganan juara lintas blok, yang kali ini ikut meramaikan persaingan.

Juara piyik yunior.

Di kelas piyik yunior, Gembala (HIN) andalan Henry Manila Bandung kembali membuktikan kialitasnya. Sejak babak awal Gembala langsung menunjukkan kestabilannya dan menguasai persaingan. Perlawanan ketat dilakukan Al-Hadid (TKK) andalan UKI Team Palu yang kembali kejalur podium. Posisi ketiga ditempati Mustang (BDS) andalan Dede Prima Rasa Team Bandung yang moncer saat “pulang kampung”. Kemudian, posisi keempat ditempati Sultan Fatih (Palem) andalan UKI Team lainnya, serta Krakatau (Bentang Pratista) “new comer” andalan anyar Dwi Handoko Malang yang dikawal Erwin Zeus Bandung.

Juara piyik hanging.

Di kelas piyik hanging, Suliwa (Liga) andalan Agil Marsono Cirebon masih menunjukkan ketangguhannya. Empat kali tampil di gelaran lintas blok, Mengawali debutnya di LPJB #9 Final Poin Majalengka meraih juara 1, kemudian lanjut 3 pekan berikutnya di LPI #10 Bekasi (5/12/25) mwraihuara 3. Berikutnya, di LP. Jateng Gayeng Semarang (14/12/25) pekan lalu kembali meraih juara 1. Kali ini ketangguhan Suliwa kembali dibuktikan dengan menjadi yang terbaik dikelasnya. Suliwa mendapat perlawanan dari Joko Tingkir (T.A.T) andalan Nardi Ciamis. Diikuti Srikandi (Azna) andalan R*Nadi Team Bandung diposisi ketiga dan Badai Salju (Jimat) andalan anyar Jimat Team Ciamis diposisi keempat.

Para pemenang doorprize motor.

Kemeriahan acara dilengkapi dengan penyerahan 10 besar nominasi klasemen LPJB 2025, dan jawaranya diraih Marimas (Henry Manila Bandung) kelas piyik bebas, Dede Prima Rasa Bandung dikelas piyik yunior dan Iwan Pale RTF Bandung dikelas piyik hanging. Sementara itu, 4 motor doorprize utama direbut Palem Team Tasikmalaya (2), Dede Prima Rasa Team Bandung dan H. Wawan DVK Majalengka. “Terimakasih kepada semuanya. Panitia LPJB 2025 yang sudah bekerja maksimal selama setahun. Kemudian para sponsor pendukung, serat Kungmania dari berbagai daerah yang sudah berpartisipasi. Sampai bertemu lagi tahun depan,” ungkap H. Nono Ganesha, ketua LPJB 2025, yang didampingi Ancu Sunardi Platinum, ketua P3SI Pengda Cirebon.

 

 

Tinggalkan Komentar