“Special Deal” Jum’at Berkah: Sniper (WAT Amazon) Orbitan Anyar Defri Eyaka Cirebon, Bakat Istimewanya “Terciduk” Tim Mekanik Tiga Bintang BF & Langsung Ditransfer H. Hairul Fatah Pamekasan

Meski baru 2 kali tampi di arena konkurs, yakni masuk nominasi kelas hanging Liga Sumaci #4 Majalengka (27/7/25) dan menjajal event nasional LPI #6 Bangkalan (6/8/25), Sniper andalan anyar Defri Eyaka Cirebon sempat mencuri perhatian sejumlah Kungmania Tanah Air. Termasuk, diantaranya “terciduk” tim mekanik Tiga Bintang. Team: Fafan-Usman-Apunk. Bahkan, salah satu tim besar yang dinakhodai H. Hairul Fatah Tiga Bintang Team Pamekasan-Madura, akhirnya deal dengan mahar spesial di hari penuh berkah, Jum’at (22/8/25) sore.

Tinggalkan Komentar

Defri Eyaka (kiri) & H. Hairul Fatah Tiga Bintang, "special deal" Sniper.

CIREBON, agrobisburung.com – Meski baru 2 kali tampi di arena konkurs, yakni masuk nominasi kelas hanging Liga Sumaci #4 Majalengka (27/7/25) dan menjajal event nasional LPI #6 Bangkalan (6/8/25), Sniper andalan anyar Defri Eyaka Cirebon sempat mencuri perhatian sejumlah Kungmania Tanah Air. Termasuk, diantaranya “terciduk” tim mekanik Tiga Bintang. Team: Fafan-Usman-Apunk. Bahkan, salah satu tim besar yang dinakhodai H. Hairul Fatah Tiga Bintang Team Pamekasan-Madura, akhirnya deal dengan mahar spesial di hari penuh berkah, Jum’at (22/8/25) sore. “Alhamdulilah, Jum’at berkah “Deal” Sniper (WAT Amazone) ke markas H. Hairul Fatah Tiga Bintang Team Pamekasan-Madura, owner Jawara Putra Kadur. Terima kasih Pak H. Hairul dan tim: Fafan Dinovan, Usman Malindo dan Apunk Damara. Semoga Sniper makin joss dipegang tangan dingin tim mekanik Tiga Bintang Team Pamekasan,” ujar Defri Eyaka.

Defri Eyaka (kiri) & H. Hairul Fatah Tiga Bintang, “special deal” Sniper.

Defri Eyaka melanjutkan, sebetulnya ia sangat berat hati melepas burung bergelang WAT ini. Karena ia optimistis burung muda ini memiliki masa depan cerah. Meski potensi besarnya belum keluar secara maksimal, namun ia yakin suatu saat akan “meledak”. Tapi, akhirnya Defri mau melepaskannya kepada H. Hairul Fatah, karena di markas Tiga Bintang Team potensinya bisa dimaksimalkan. Apalagi Sniper berpeluang masuk daftar skuad utama kedepannya. “Suatu kehormatan bagi saya, Sniper bisa masuk tim sebesar Tiga Bintang Team. Saya siap mengawal Sniper saat bersaing di bernagai event lintas blok,” tambahnya.

Materi indukan Sniper (WAT Amazon) & betina Eyaka K.888.

Pada kesempatan ini, H. Hairul Fatah juga mengambil salah seekor betina produk Eyaka BF Cirebon. Yakni, Eyaka K.888 (Palem SK.35 x Magnum M.5). Defri Eyaka menambahkan, Sniper merupakan salah seekor burung muda simpanannya. Snipeer diproyeksikan bisa tembus hingga dewasa untuk dibawa jalan-jalan keberbagai lomba bersama amunisi andalan lainnya. Sniper adalah produk terkini WAT BF Tasikmalaya, dari kandang Amazone yang bermaterikan jantan Mutiara B.9 dengan betina WAT Jhon F. Kennedy.

Dengan ngorbit-nya Sniper sekaligus juga membuktikan jika generasi terkini WAT BF memang diakui kualitasnya merata. Perlahan tapi pasti, satu persatu mulai bermunculan dari beberapa kandang WAT formasi terbaru. Setelah generasi Blue Star (Blue Star, Nagata dan Sunda Jaya) dan BTS (Nagita) eksis di podium juara bersama WAT Team Bandung, yang digawangi Kurman-Opik, kali ini muncul dari kandang Amazon yang diwakili Sniper.

 

 

Tinggalkan Komentar