Moncernya King Arthur Bukti Konsistensi AF BF Bogor Lahirkan Generasi Juara, Trah Caca Marica Memang Istimewa

BOGOR, Agrobisburung.Com – King Arthur memang dilahirkan untuk menjadi juara. Lahir dari salah satu kandang unggulan AF BF Bogor, dengan materi jantan AF K.13 Caca Marica dan betina Sha-Sha Difa K.VIP 18. Kedua infukan ini memiliki trah juara dan daya turun istimewa.”Arthur adalah anak dari AF Caca Marica yang pada tahun 2019 menjadi burung terbaik di LIGA BATAVIA DEWASA JUNIOR, dan pernah juara 1 di LPI Pekalongan 2020,” jelas Hasan, tim mekanik AF BF Bogor.

AF Team Bogor.

Hasan AF menambahkan, Arthur merupakan anak terakhir karena ibunya mati. Dari piyik sdh sering di bawa ke lomba tapi jarang bunyi. Di regional sudah dua kali juara 2 dan 5 di kelas dewsa bebas.”Setelah dewasa, Alhamdulillah mental mulai terbentuk. Mungkin karena dari kecil sudah ssya bawa latihan ataupun lomba2-lomba biar terbiasa,” tambahnya.

Kandang AF BF Bogor.

Selama dipegang Rudi AF, Arthur baru tiga kali ikutan lomba nasional LPI di kelas dewasa yunior. Di LPI #4 Bandung juara ke-11 dan di LPI #5 BSD juara ke-4. Terakhir, juara ke-2 di LPI #6 Malang (22-23/7/23). Setelah tampil meyakinkan dengan torehan 4 warna, kemudian langsung di-take over Made Mindradjaja Denpasar Bali. Moncernya King Arthur menegaskan jika AF BF konsisten dalam menelorkan generasi juara. Racikam Rudi AF memang jitu. Karena terbukti mampu menghasilkan produksi yang berkualitas merata.

Materi indukan King Arthur.

Di markas AF BF Bogor, kandang favorit yaitu kandang K.5 Roro Mendut (AF K.3 x AF Roro Mendut). Anaknya hampir merata kualitasnyam. Bwnyak diminati kung mania Tanah Air. Salah satu contohnya yang dimilik kungmania Lampung, nama burung SABANA.Sudah beberpa kali menjuarai di lomba regional Sejabotek. Kemudian, dari kandang K.5 juga muncul BINTANG TERANG milik Habib Roy dari Madura. AB-AMA/end

 

Tinggalkan Komentar