BANDUNG, Agrobisburung.Com – Liga Baringga 2022-2023 putaran ketujuh yang berlangsung pada Minggu (30/7/23) menjadi moment kembalinya Hepi-Hepi ke papan atas. Di kelas dewasa bebas burung bergelang Manila andalan Bambang R3 Bandung ini berhasil menemukan performa terbaiknya setelah cukup lama paceklik juara. Hepi-Hepi yang turun tanpa pengawalan sang empunya, karena disibukkan aktifitasnya sebagai panitia lomba, justru tampil apa adanya. Menghadapi lawan-lawan berat dengan reputasi juara terkini, Hepi-Hepi tetap mampu mengatasinya dengan baik.
Juara
Tiga babak dikuasainya dan memimpin hingga babak akhir. Meski di babak keempat tampil tak maksimal, namun perolehan 3 warna di tiga babak sudah lebih cukup untuk mengantarkannya sebagai juara pertama. Sedangkan posisi kedua ditempati andalan Henry Manila Bandung, Opo Onone (Shasha Difa). Sedangkan posisi ketiga ditempati Bharada (OH) milik H. Ridwan RMP Bandung, yang menjadi pesaing beratnya di klasemen sementara.
Hepi-Hepi puncaki klasemen sementara.Inovasi langsung di-take over.
Diakui Bambang R3, penampilan Hepi-Hepi lebih bertenaga, lebih bergairah setelah menemukan pasangan barunya, betina istimewa. Ini merupakan kali kedua Hepi-Hepi meraih juara 1 dj Liga Baringga selama keikutsertaannya. “Alhamdulillah, sejak ganti pasangan penampilannya berangsur-angsur baik (harmonis) dan stabil. Nampak Hepi-Hepi telah kembali. Mudah-mudahan bisa bertahan hepi terus. Aamiin,” ujar Bambang R3.
Dihadiri tokoh perkutut senior.
Di kelas piyik yunior, Inovasi andalan Robby Warna Agung Tasikmalaya, tampil mengejutkan. Debutnya di kelas setengah tiang ini dilalui dengan hasil memuaskan. Masing-masing dua babak meraih 3 warna hitam dan 3 warna usulan. Pada penampilan terakhirnya di Kertaraharja Cup Soreang, Inovasi meraih juara 1 hanging. Berkat penampilan yang meyakinkan, Inovasi pun langsung di-take over Budi Bud’s Garut.
Panitia Liga Baringga, P3SI Pengda Bandung.
Di kelas piyik hanging, Mutiara Ayu masih menunjukkan kestabilannya di jalur juara. Setelah dua pekan lalu meraih juara 2 hanging di Soreang, kemudian juara 2 hanging Ladini Sukabumi (19/7/23), Mutiara Ayu yang bergelang CNR Sukabumi, kini meraih posisi pertama. Mutiara Ayu menyisihkan pesaingnya, seperti Kharisma (MBF) milik Enceng Garut dan Raja Ujung (Lugina) milik Alay Lugina Bandung.
Dengan hasil ini, Hepi-Hepi kini meraih posisi pertama kelas dewasa bebas di klasemen sementara Liga Baringga. Hepi-Hepi total poin 285 berhasil mengkudeta posisi President (Lapindo) milik HSF Team Pamekasan (280) yang merajai selama enam putaran. Dengan selisih poin hanya 5 saja. Sedangkan posisi ketiga ditempati Bharada 265). Sementara posisi puncak klasemen sementara di kelas piyik yunior ditempati Sie Peng An Banyumas (380) diikuti Dede Prima Rasa Bandung (340). Sedangkan kelas piyik hanging dipuncaki Budi Bud’s Garut (320). AB-AMA/END
Tinggalkan Komentar