Semakin Menggeliat, H. Nono Ganesha Jebol Kakek-Nenek Legendaris dari Johan Sri Ratu Majalengka dengan Harga Fantastis 

H. Nono Ganesha (tengah) & Johan Sri Ratu, transaksi Kakek-Nenek Legendaris.

H. Nono Ganesha (tengah) & Johan Sri Ratu, transaksi Kakek-Nenek Legendaris.

MAJALENGKA, Agrobisburung.Com – Akhirnya keinginan H. Nono Ganesha yang mengidamkan indukan kandang Sri Rama (SOK 469 x Double T 277/Ababil) dari Sri Ratu BF Majalengka terwujud. Sudah cukup lama H. Nono menginginkan pasangan indukan ini. Hal itu cukup beralasan, karena pasangan ini banyak melahirkan burung juara dan bibit-bibit unggulan. Yang paling ngetop adalah munculnya Legendaris (Atlas) beberapa tahun lalu, yang menjadi salah seekor burung papan atas LPI dua musim terakhir. Indukan betina Legendaris adalah anak dari kandang Sri Rama.  “Alhamdulilah, ga pake proses lama akhirnya kandang Sri Rama (SOK 469 X Doubke T 277/Ababil)  kakek-neneknya Legendaris, dijebol. Semoga membawa kekuatan baru di markas Ganesha BF. Aamiiin YRA,” ujar H. Nono Ganesha, seraya mengungkapkan harga transaksi dirahasiakan, yang pasti fantastis.

H. Nono Ganesha (tengah) & Johan Sri Ratu, transaksi Kakek-Nenek Legendaris.
Deal jebol kandang Sri Rama resmi terjadi Kamis (6/7/23) di markas Sri Ratu BF Majalengka. Pasangan indukan Sri Rama diserahkan langsung oleh Johan Sri Ratu kepada H. Nono Ganesha. “Sebetulnya sejak akhir pekan lalu sebelum lomba Sumedang mau ke kandang Sri Ratu. Namun tanggung dan Koh Johan juga kemarin lagi sibuk ke luar kota. Baru hari ini (Kamis) bisa silaturahmi. Alhamdulilah, deal,” ungkapnya.

H. Nono Ganesha didepan kandang Sri Rama.
H. Nono menambahkan, sebetulnya yang paling dikejarnya adalah betina Double T 277/Ababil. Betina ini memiliki daya turun istimewa. Sejak masih di Djaber’s BF Majalengka banyak mengeluarkan anakan dan bibit juara. Diantaranya, Bom-bom, Delu, Ecekewer, dll. Kemudian akhirnya dibeli Johan Sri Ratu seharga Rp 30 juta beberapa tahun lalu.
Sedangkan SOK 469 adalah mantan burung juara pada sekitar tahun 2017-an. Puncaknya saat juara 1 di Tasikmalaya, burung ini jadi rebutan kungmania Tanah Air. Bahkan, sempat mencapai penawaran tertinggi di angka Rp 500 juta. Namun Johan Sri Ratu tidak melepasnya, sampai akhirnya masuk kandang Sri Rama dan melahirkan indukan juara, ibunya Legendaris.
Lebih lanjut H. Nono mengatakan, pasangan ini sementara akan dipisahkan dulu untuk melanjutkan istirahat produkesi dan beradaptasi dengan kandang barunya. Rencananya pasangan ini akan mengisi kandang B5 di markas Ganesha BF. Kemudian setelah siap akan kembali berproduksi lagi. “Kemungkinan akan saya ambil 5 strip anakan. Kemudian, kedepannha anak Ganesha B5/Sri Rama akan disilangkan dengan anak Jaka Swara (WA) dari kandang Ganesha A6. “Rencana saya begitu. Saya ada feeling trah Jaka Swara cocok dengan trah Sri Rama. Mudah-mudahan sesuai harapan. Aamiin YRA,” harapnya. AB-AMA/end

Tinggalkan Komentar