Loading Posts...

Advertisement

      

     

Welirang 2000 BC dan Mafia SF Kian Tangguh Di KMB Cup Mojokerto

AGROBISBURUNG.COM – MOJOKERTO. Welirang 2000 BC yang bermarkas di Pacet – Mojokerto, kian tangguh dan kiprahnya tak dapat tertandingi. Hal itu terbukti di event KMB Cup feat Satria BC, Minggu (21 April 2019) lalu. Support puluhan burung andalan, mampu mengantar Welirang 2000 BC menyabet predikat Juara Umum Team usai mendulang sedikitnya 1475 point. Untuk itu team dari daerah wisata itu berhak atas trophy istimewa berbentuk candi dan seekor kambing.

Welirang 2000 BC asal Pacet, menerima trophy dan seekor kambing dari Panitia KMB Cup setelah dinyatakan sebagai Juara Umum Team/BC

Point sebesar itu disumbangkan oleh Panglima (Mr. Adi) di kelas campuran lokal yang bertengger di juara I. Juga cucak hijau Siva (Agus Xemor) dan Lemper (Joko/Gito) serta Tiger milik Ari Stiker. Di kelas kacer, point disumbang Tapak Budha milik Yanto. Murai batu JLO milik Billy. Belum lagi cendet Watang milik H. Suliyono.

Khusus di kelas Kenari, point besar disumbang Penangsang milik Ayik yang nyeri juara I. Selain itu, point juga diraih dari beberapa kelas love bird. Sebut saja love bird Monica milik Petoek, Sabrang milik Gepeng, Aice milik Edy P., Dewi milik Memet Arland, Leony milik Jacky Bidin, dan LB Ijo Jos milik Miko. Masih sederet lagi jagoan love bird yang turut mendulang keperkasaan Welirang 2000 BC sebagai BC tertua di Mojokerto.

Mafia SF, melakukan selebrasi usai dinobatkan menjadi Juara Umum Perorangan atau Single Fighter for Championship di KMB Cup

Sementara itu, Mafia SF yang sudah menggagas untuk merebut Juara Umum Perorangan, akhirnya mampu menyabetnya. Point yang dikumpulkan pun mencapai 1850 dari puluhan burung andalan yang digantangkan. Menariknya, Mafia SF hampir mendominasi para juara di kelas Cendet. Meskipun di kelas love bird, puluhan jagoan koleksi Mafia SF, tampak berada di tiga besar kejuaraannya.

Khusus kelas Cendet A, B, dan C, setidaknya seluruh juara I diboyong Mafia SF. Cendet bernama Combat, Diese, Jajung, Sawunggaling, Rudal, menjadi pendulang besar point bagi Mafia SF. Belum lagi cucak hijau Pamor dan Sances, serta kacer Basudewa. “Kita sudah siapkan semua jago agar bisa meramaikan event KMB Cup ini sekaligus meraih sukses sebagai juara umum single fighter,” ujar Heru Speed.

Deny Arleng (kaos orange), pemilik Kacer X-Lizer yang mampu bikin hattrict memukau di kelas Kacer yang dilombakan di KMB Cup

Gelaran Kacer Mojokerto Bersatu (KMB) Cup di gantangan Satria BC ini terbilang sukses besar. Sedikitnya 886 peserta umum dan 102 peserta khusus kacer, turut meramaikan suasana. Lokasi gantangan yang rindang diterpah angin persawahan itu, membuat suasana lomba di Satria BC semakin diminati kicau mania.

Sebagian Panitia KMB Cup tampak bergembira atas kesuksesan gelaran KMB Cup meski bersamaan dengan beberapa lomba besar yang tak jauh dari lokasi gantangannya.

“Event KMB Cup ini bertekad untuk memberikan pelayanan terbaik buat kicau mania. Oleh karenanya, di lomba ini banjir doorprise di tiap-tiap kelas. Selain itu, melalui lomba ini kita ingin lebih menguatkan tali silaturahim dan kebersamaan dalam dunia perburungan,” ujar H. Hasan selaku Ketua Pelaksana didampingi Kusadi Ceo sebagai Ketua Panitia.

Suasana penjurian lomba di kelas Kacer yang penuh sesak dengan peserta.

Apapun yang ada di lomba ini, lanjut H. Hasan, sudah dipersiapkan sejak lama. Namun bila masih ada berbagai kekurangan dalam pelayanan, dirinya atas nama panitia mohon pengertian kepada seluruh kicau mania. “Saya atas nama panitia KMB Cup maupun pihak Satelit BC hanya bisa mengucapkan terima kasih atas kehadiran kicau mania semua. Selain itu, bila ada berbagai kekurangan, tentunya kami mohon makhlum dan maaf yang sedalam-dalamnya,” kilahnya serius didampingi tim Satria BC yang bermarkas di Desa Brayung, Kecamatan Puri – Mojokerto. AB-USE

Tinggalkan Komentar

Advertisement