Loading Posts...

Advertisement

     

GTR Malang, Spesialis Ternak Love Bird Ngekek Berkualitas

G

AGROBISBURUNG.COM – TRETES. Ternak Love Bird, bisa jadi aktivitas ekonomi yang prospektif. Selain teknik beternaknya cukup mudah, Love Bird adalah jenis burung hias. Meski tak bagus kicauannya, tetapi tingkah unik dan suaranya tetap enak dinikmati mata dan telinga. Sebaliknya, bila peternaknya berwawasan, maka ternak Love Bird-nya pasti memiliki spesifikasi.

Puluhan pasang Love Bird sedang masa bertelur dan butuh perhatian lebih.
Iok saat menunjukkan beberapa anakan hasil ternaknya yang sudah siap diambil kicau mania yang sudah memesannya.

Adalah Muhammad Syafi’i (50), peternak Love Bird unggulan ber-ring GTR yang tinggal di Jalan Tretes Selatan (Tressel) – Malang. Ratusan peternak Love Bird boleh ada di Malang, tetapi Iok, sapaan akrab Muhammad Syafi’i, punya cara tersendiri agar hasil ternaknya lebih laku dan dipandang istimewa. Setidaknya hasil ternak Love Bird miliknya mampu men-support kicau mania di kontes burung berkicau.

Theo NZR, kicau mania kawakan asal Malang yang merasakan kualitas Love Bird ring GTR.

“Awalnya saya cuman mencoba saja. Setelah hasil pertama, saya merasa ternak Love Bird bisa jadi aktivitas produktif. Akhirnya saya mulai melakukan seleksi pada indukan. Selain itu, saya membeli beberapa indukan yang memang memiliki kualitas dari sisi kicauannya,” ungkap Iok yang kini sudah memiliki 26 pasang indukan Love Bird unggulan itu.

Ring GTR menjadi simbol khusus hasil ternak Love Bird Iok Malang

Masih kata Iok, selama hampir dua tahun ini, ternak Love Bird-nya sudah banyak mendominasi burung jawara di kawasan Malang dan sekitarnya. Hasil ternak dengan ring GTR miliknya itu, didominasi pada kualitas suara kekek’an. Love Bird asal kandangnya, rata-rata mampu menjadi juara karena kualitas kicauan ngekek panjang saat digantang.

Muhammad Syafi’i alias Iok, saat merawat ternak Love Bird-nya di kandang umbaran.

Iok sendiri menyatakan bila ternak Love Bird ini akan dijalankan terus. Apalagi ternak Love Bird yang sudah spesialis ngekek ini, merupakan hasil kerja kerasnya mengamati kualitas Love Bird selama tahunan. Selain itu, dengan ternak Love Bird akan menjadi aktivitas dirinya di rumah agar tetap bergerak dan sehat selalu.

“Nama ring GTR memang singkatan dari nama anak kedua saya, Guntur. Ternak ini akan saya pertahankan. Apalagi indukannya bagus-bagus dan sudah terbukti hasilnya. Apalagi yang membuktikan itu para kicau mania yang sudah merasakan hasilnya. Setidaknya dengan ternak ini, saya memberi inspirasi buat kicau mania yang lain,” ujar bapak dua anak yang malang melintang di dunia perburungan sejak tahun 1996 itu.

Iok saat menunjukkan beberapa anakan hasil ternaknya yang sudah siap diambil kicau mania yang sudah memesannya.

Kerja keras Iok memang patut diapresiasi. Kualitas hasil ternaknya sudah banyak terdistribusi dan dibuktikan para kicau mania. Salah satunya adalah Theo, kicau mania kawakan yang aktif di NZR Indonesia. Theo mengakui bila kualitas hasil ternakan Love Bird ring GTR memang istimewa.

Iok bertekad untuk melanjutkan ternak Love Bird-nya.

“Saya beli sudah beberapa kali dari Mas Iok. Namun setelah saya rawat dan lombakan, tidak butuh lama pasti dibeli teman-teman di lomba. Pastinya, anakan Love Bird hasil ternakan Mas Iok yang ber-ring GTR, rata-rata memiliki kualitas ngekek dan cocok sebagai gacoan di kontes Love Bird,” ungkap Theo yang juga punya profesi sebagai MC lomba burung berkicau itu menyakinkan.

Tinggalkan Komentar

Advertisement