Loading Posts...

Advertisement

  

      

‘New Comer’ Potensial Binaan Eyang Djaber’s, Ryan Lutfi BF Majalengka Langsung Jebol 3 Kandang Favorit Jimat Perkutut 

MAJALENGKA,agrobisburung.com – Pertemuan tidak sengaja Ryan Lutfi dengan Eyang Djaber’s dalam sebuah acara kontes bonsai di Majalengka setahun lalu, menjadi awal cerita lahirnya Lutfi Bird Farm di dunia hobi burung perkutut. Ryan yang merupakan penghobi tanaman hias bonsai kemudian sering berinteraksi dengan Eyang Djaber’s, yang juga memiliki hobi yang sama. Kemudian berlanjut ke kunjungan Ryan ke kandang perkutut Djaber’s BF milik Eyang, yang sudah berdiri sejak 8 tahun lalu.

Transaksi kedua, Ryan Lutfi & H. Nurjaman Jimat di Majalengka.

Ki-ka: Ryan Lutfi, H. Nurjaman Jimat & Eyang Djaber’s.

Hobi lama Ryan terhadap burung perkutut pun timbul kembali. Ya, pada akhir 90-an hingga awal 2000-an Ryan memang sempat hobi dan memelihara burung perkutut bersama dengan almarhum ayahnya. “Dulu saya waktu masih kuliah main perkutut bersama almarhum ayah hanya sekadar memelihara dan ternak beberapa kandang saja. Karena kemudian saya sibuk kerja, jadi tidak berlanjut. Tapi pada dasarnya sejak dulu memang saya suka dengan alunan suara burung perkutut. Kemudian bertemu Eyang, jadi muncul lagi,” ungkap Ryan.

Ryan & Eyang di kandang Djaber’s.

Ryan & Eyang.

Keinginan Ryan untuk lsbih serius menekuni hobi perkutut pun semakin tumbuh setelah secara intens bertemu Eyang pada saat latihan di lapang Djaber’s. Bersama Djaber’s Team Ryan juga sering ikut bertandang keberbagai gelaran di blok Jabar dan Jateng, membawa beberapa jagoannya di lapang, diantaranya Republik Cinta (Djaber’s, anak Ecekewer) dan Andine (Djaber’s, anak Diana). Ryan juga sering berdiskusi dan sharing seputar dunia hobi perkutut bersama Eyang, yang sudah dianggapnya seperti orang tua sendiri, sekaligus juga guru didunia perkutut. “Bagi saya Eyang tidak hanya orangtua, tetapi juga teman berdiskusi sekaligus guru,” ujarnya.

Bersama Djaber’s Team.

Atas masukan dari Eyang pula akhirnya Ryan diarahkan untuk menjalani hobi ini dengan maksmal. Karena, ternak perkutut kini sudah bukan lagi sekadar hobi saja, tetapi juga sudah menjadi industri yang memiliki potensi ekonomi menjanjikan. “Makanya saya tambah semangat untuk melakoninya dengan serius. Ini mungkin saatnya saya untuk mencoba lebih serius dan fokus. Jika dulu hanya sekadar hobi, namun sekarang ada potensi ekonominya. Jadi kenapa tidak saya coba? Namun, meski begitu nilai hobi tetap yang diutamakan,” beber Ryan.
Secara resmi Lutfi BF di-launching pada awal Agustus 2021 kemarin. Atau tepat setahun Ryan mulai mengakrabi kembali perkutut. Keseriusannya breeding ditandai dengan perburuan beberapa indukan pilihan dari beberapa peternak ternama Tanah Air, khususnya di Jabar. Sebelumnya banyak mengoleksi indukan trah-trah unggulan Djaber’s, seperti trah Si Bom-Bom, Ecekewer, dll., namun kini materi indukannya semakin bervareasi dengan kehadiran trah-trah unggulan dari peternak luar Majalengka. Salah satunya adalah Jimat Perkutut BF Ciamis, yang direkomendasikan Eyang.
Sebulan lalu saat baru launching kandang Lutfi BF, Ryan menjebol salah satu indukan favorit Jimat Perkutut, yakni K.444 (ALF 15-522 K.NNN x Jimat 752 K.62) dengan harga yang cukup fantastis. Kemudian atas saran dan rekomendasi Eyang, Ryan kembali menjebol dua indukan kandang favorit Jimat Perkutut lainnya, yakni K.888 (DOP 163 K.05 x Top 16-371 K.B3) dan K.999 (Jimat 1321 K.48 x Jimat 862 K.222-A), yang dilakukan akhir pekan lalu, Sabtu (16/10/21). Keduanya juga diambil dengan harga cukup fantastis. Transaksi pertama Ryan berkunjung ke markas Jimat Perkutut di Kab  Ciamis. Sedangkan transaksi kedua dilakukan di markas Lutfi BF, yang berlokasi di daerah Doar, Kadipaten, Kab  Majalengka.
Suatu kehormatan bagi Ryan, kandang Lutfi BF yang baru lahir dikunjungi H. Nurjaman Jimat sebagai salah seorang peternak senior dan panutan, yang secara khusus mengantarkan langsung dua pasang indukan kandang unggulan Jimat K.888 dan K.999. H. Nurjaman adalah teman sehobi mancing di alam, yang juga sudah diakuinya sebagai salah seorang gurunya didunia breeding perkutut. “Sementara ini jumlah kandang yang ada sebanyak 15 pasang indukan. Sebagian besar pasangan atau jebolan dari Djaber’s, ditambah tiga pasang jebolan dari Jimat Perkutut. Mudah-mudahan bisa menghasilkan anakan Lutfi yang sesuai harapan. Aamiin,” harap Ryan.        AB-AMA

Tinggalkan Komentar

Advertisement